Tapestry Crochet

Tapestry Crochet

Dulu, salah satu alasan kenapa saya nggak tertarik untuk menjadikan crocheting atau merajut sebagai hobi adalah karena–di mata saya–produk-produk hasil rajutan selalu gitu-gitu aja: tua, membosankan, dan identik dengan nenek-nenek. Buat apa saya capek-capek bikin barang yang nggak akan saya pake, ya kan?

Saya baru sadar saya bener-bener salah ketika saya dipertemukan dengan tapestry crochet.

Tapestry Crocheted Things
‘Nenek-Nenek’ Much? ^^;

Seperti yang sudah bisa ditebak dari namanya, tapestry crochet adalah sebuah teknik merajut yang mengkombinasikan crochet dengan tapestry. Tidak seperti produk-produk hasil crocheting pada umumnya yang dihasilkan dengan mengkombinasikan beberapa jenis tusukan (stitches) untuk menghasilkan looks tertentu, pada tapestry crochet kita hanya menggunakan satu jenis tusukan pada sepanjang pola. Iya, satu. Biasanya yang dipakai adalah tusukan yang paling dasar, yaitu single crochet (atau disebut juga double crochet oleh para crocheter dari Inggris).

Hasilnya, karya crocheting kita akan terlihat mirip-mirip dengan hasil tenunan. Kita bisa bermain kombinasi warna dan menghasilkan grafis apa saja yang kita inginkan. Bahkan foto! Jadi, dalam proses pengerjaannya, sebenarnya yang kita lakukan adalah menggambar dengan menggunakan benang dan hakken.  Kombinasi antara menggambar dan merajut–what’s not to like about this?

Menggunakan satu jenis tusuk dalam sepanjang proses pengerjaan karya memang terdengar sangat membosankan. Di situlah letak ‘cobaannya’ tapestry crochet. Tapi reward yang kita dapatkan selama proses pengerjaan juga sangat sangat sangat menyenangkan, lho. Menyaksikan grafis yang kita sukai mulai terbentuk pelan-pelan, sebaris demi sebaris, itu memberikan sensasi rasa haru tersendiri :))

Saya sendiri sudah beberapa kali mengaplikasikan teknik tapestry crochet ini. Di salah satu karya, saya bahkan mencoba mereplikasi sendiri grafis yang saya temukan di internet. Berhubung saya memang akrab dengan aplikasi Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator, bukan hal yang sulit untuk saya membuat guide merajut paduan warna untuk menghasilkan motif yang saya inginkan.

Tapestry Crochet Pattern
Feel Free to Use!

Karena keunikan teknik pada proses pengerjaannya, ada satu hal yang membuat saya sangat menyukai hasil akhir dari tapestry crochet ini: produk-produknya sangat kokoh, apalagi jika dibandingkan dengan produk hasil crocheting biasa. Nah, tapi karena karakter hasil akhir yang khas ini, saya nggak kebayang untuk menerapkan teknik ini untuk menghasilkan produk-produk wearable–terutama pakaian. Tapi bukan berarti nggak mungkin, ya.

Panduan untuk belajar tapestry crochet ini gampang banget ditemukan, baik di Google maupun Pinterest. Saya sendiri akhirnya berhasil mempelajarinya melalui link ini, karena instruksinya paling mudah untuk saya ikuti.

Dan ini dia beberapa hasil karya saya dengan tapestry crochet 😀 Produk-produknya berukuran kecil sih, karena saya masih belajar dan belum cukup sabar untuk bikin produk yang gede-gede.

Tapestry Crochet

Leave a Reply