Self-Conversation

Personal thoughts. Shared for the sake of just that: sharing.

Mengapa Nomor Dua?

kompetisi

Waktu saya SD dulu, ada sebuah sinetron yang saya lupa apa judulnya. Saya tidak mengikuti sinetron ini secara rutin, tapi waktu itu, kebetulan saya menyaksikan episode terakhirnya. Saya ingat sekali bahwa salah satu konflik utamanya adalah perseteruan dua orang laki-laki dalam memperebutkan sebuah jabatan–yang saya juga lupa jabatan apa persisnya. Pada akhirnya, yang ‘memenangkan’ perebutan …

In The Light

lapisan

Saya selalu percaya bahwa setiap manusia diciptakan unik karena kerumitannya masing-masing. Jika sebutir bawang saja bisa memiliki begitu banyak lapisan di dalamnya, maka manusia–yang ukurannya saja sudah berkali-kali lipat lebih besar dari bawang–pasti menyimpan jauh lebih banyak lapisan dalam dirinya. Di balik wajah yang cantik atau tampan, seseorang bisa saja memiliki perasaan insecure luar biasa. Di balik tubuh …

28

Ketika masih kecil, saya memiliki beberapa pemahaman yang bersumber dari logika super-sederhana. Saat itu, rasanya semua yang saya pahami dengan logika tersebut sudah sangat masuk akal. Saya bahkan berani menjadikan logika itu sebagai landasan berpikir ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh orang dewasa. Beberapa tahun kemudian–sampai detik ini–logika berpikir itu membuat saya tertawa terpingkal-pingkal setiap saya mengingatnya. Saya …

Hati Kecil

Beberapa tahun yang lalu, saya pernah terlibat sebuah pembicaraan dengan seorang teman. Topiknya cewek banget, yaitu ngomongin pacar masing-masing (saat itu). Teman saya mengeluh karena merasa pacarnya tidak begitu mempedulikan dia–atau paling tidak, cara pedulinya tidak sesuai dengan yang teman saya harapkan. Pacar teman saya ini memang cukup unik. Di tahun 201x (saya sensor tahun …